• Yani Kurniawan

Resensi: Cerita Eyang (Referika Rahmi & Rassi Narika)

Oleh Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie.


The Invisible Child sedikit menyinggung mengenai bagaimana kita mungkin bersikap di hadapan seseorang yang memiliki sosok berbeda. Lebih jauh lagi membahas perbedaan dan cara kita menyikapinya, Cerita Eyang memperkenalkan tokoh seorang nenek berkebutuhan khusus dan bagaimana sepasang saudara menanggapi kehidupan serumah bersamanya.

Dengan sederhana, tokoh penutur menceritakan hal-hal yang disukai eyangnya: bernyanyi di teras di pagi hari bersama alunan lagu dari radio, koleksi daster bunga yang kerap ia pamerkan saat hari raya mendekat, menghitung peralatan makan dan menyusunnya rapi-rapi… Semua hal ini terdengar biasa, tetapi sang penutur tahu bahwa ada yang berbeda dari eyang. Tokoh orangtua hadir untuk mencoba memberikan pemahaman mengenai perbedaan ini.

Cerita Eyang dengan jujur menuturkan perasaan tokoh anak yang terkadang senang, terkadang bingung, dan terkadang takut kala menanggapi eyangnya yang sering bertingkah laku seperti adik kecilnya. Dihiasi dengan ilustrasi yang bersih dan berwarna lembut, buku ini memberikan perasaan tenang meskipun mengangkat hal yang bisa jadi menyentil kenyamanan pembaca. Walau bukannya bebas klise, Cerita Eyang terasa berharga karena berani menyuguhkan topik yang menantang dan jarang—meski perlu—dibahas, tanpa menampilkan kebajikan tak terhingga dari tokoh yang bercerita.



Ini cerita tentang nenekku, aku memanggilnya Eyang.
Setiap pagi Eyang duduk di teras untuk dengarkan lagu di radio. Kalau ada lagu yang ia suka, akan terus dinyanyikannya.
Ia juga selalu tahu jumlah piring dan sendok di rumah.
Kalau hilang satu akan dicari sampai ketemu.
Eyang juga suka sekali mencuci piring
Bahkan saat aku masih makan, Eyang sudah tak sabar mencuci piringku.
Eyang punya banyak daster bunga-bunga
Kalau Hari Raya tiba, itu waktunya Eyang pakai baju dan memamerkan daster daster yang ia punya.
Kadang tingkah Eyang seperti adikku.
Minta dipeluk dan juga disayang
Seperti Adik juga, Eyang akan berteriak kencang ketika mati lampu
Sebenarnya aku dan Adik takut kalau Eyang begitu.

#sedangbacaapa



16 views
Subscribe to Our Newsletter

© 2020 17000 Pulau Imaji

Jl. Pulo Nangka Tengah No. 29,
Pulo Gadung Jakarta Timur 13260, Indonesia

+62 42886726

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram